Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Iran yang 'Malang'

Gambar
Bara api pembalasan itu ditandai dengan pengibaran bendera merah pada kubah masjid di Kota Qom. Kota suci Syiah. Percaya diri itu kian besar menyusul mengalirnya simpati dunia atas terbunuhnya sang komandan satuan elit Iran "Garda Revolusi". Mayjend Qassem Solaemani. Benar saja, rudal dikirimkan dari negeri para Mullah itu untuk membombardir dua basis militer AS di Iraq. Iran menunjukkan kelasnya. Bukan sekadar gertak sambal ala Pak Kim Jong Un. Tidak terkonfirmasi berapa kerugian akibat serangan itu. Ada yang menyebutnya puluhan nyawa telah meregang. Trump yang sejak awal berkarakter "koboi" itu tiba-tiba melunak.  Di atas kertas, militer AS masih terkuat sejagad. Barangkali ia ingin menghindari perang. Ia hanya menerapkan sanksi ekonomi yang lebih luas lagi kepada Iran. Ketegangan merambah ke seluruh dunia. Khawatir perang dunia ke 3 meletus. Gambar-gambar serangan rudal dan uraian analisa kekuatan militer Iran dan AS menghiasi lini masa media dari...

Ketika Manusia dan Kelelawar Berpaut di Wakatobi

Gambar
Gambar: IG @wakatobimasakini Menelusuri bakau. Kira-kira begitulah padanan klausa tracking mangrove . Berada di Desa Waitii, Pulau Tomia, Wakatobi. Juga terdapat dermaga penyeberangan ke Pulau Tolandono, Desa Lamanggau. Desa yang dihuni etnis Bajo (suku laut). Wisatawan mancanegara menggunakan dermaga itu untuk menyeberang ke Wakatobi Dive Resort (WDR) yang tersohor itu. Aksesnya sangat mudah. Ketika menuju dermaga maka pasti melintasi hutan bakau yang rindang. Gambar: koleksi istimewa. Rugi besar sekira hanya melintas. Singgahlah sekadar menghela nafas. Atau membincang suatu perkara yang pelik. Lalu tengok. Di ranting-ranting bakau itu berjejer rapi "si raja malam". Kelelawar. Ada ribuan. Sesekali mereka saling membisik. Pun mereka tidak risih dengan anak-anak remaja yang sedang bertengkar asmara itu. Juga tidak iri dengan si pria mungil yang wajahnya dipenuhi bulir-bulir keringat gejolak asmara. Tengah bersiap mengungkap perasaan pada pujaan hatinya. Ya...

Covid-19, Bayi Ngelantur, dan Harapan Baru

Gambar
Ilustrasi. Ig @pderr Di tengah mewabahnya  covid -19  atau yang lebih dikenal virus korona. Pemerintah Indonesia merespons dengan mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona berada di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden. Sedikitnya ada dua pilihan yang telah diterapkan berbagai negara. Pertama, social distancing 'pembatasan sosial'. Frasa social distancing tampaknya sering disalahpahami masyarakat, sehingga organisasi kesehatan dunia (WHO) mendorong penggunaan frasa physical distancing 'pembatasan jarak'. Kedua, lockdown 'karantina wilayah'. Kebijakan Karantina Wilayah diberlakukan sebagai solusi ekstrim manakala penularan tak terkendali. Sebut saja seperti Wuhan, Tiongkok. Pemerintahnya mengucurkan dana sebesar Rp. 20.000 triliun. Uang semua itu gaes.  Alhasil perlahan mulai membaik, bahkan kini 0 (nol) kasus untuk penularan lokal. Langkah ini diikuti oleh Italia sebagai ...