Pulau Sava


Gambar: ig @wakatobi_kini
Pulau nan eksotis. Daratannya 100% pasir dengan panjang +/- 2 km dan lebar +/- 100 m. Bertengger pada salah satu dari 25 gugus karang yang ada di Wakatobi.

Tak berpenghuni tetap. Hanya ada beberapa gubuk milik nelayan untuk tempat sekadar melepas lelah.

Bagian ekor pulau kerap berubah-ubah. Bergantung musim. Musim barat ia condong ke timur, musim timur ia condong ke barat.

Menurut masyarakat setempat pulau ini bernama Pulau Sava/Safa. Ada juga yang menyebutnya Pulau Sawa.

Jika anda beruntung, anda akan menjumpai ribuan burung laut (masyarakat setempat menyebutnya "kera-kera") berbaris rapi bak penjaga pantai yang siap menghadang para penerobos batas. Biasanya di bagian ekor pulau.

Kata nelayan yang sering menjumpai burung-burung itu, "mereka sedang ritual. Ritual setelah seharian berburu. Mengecek jumlah anggota keluarga atau sekadar memberi petuah".

Nelayan yang hendak beristirahat di Pulau enggan ke sisi ekor pulau. Entah karena bunyi kicauan yang bising itu atau penghargaan terhadap hak yang sama atas bumi.

Apapun itu, begitulah kearifan pendahulu yang diwariskan kepada kita.


Salam bahari!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelintas Batas Maritim: Pencuri atau Pencari?

Figur dan Kegenitan Citra

Iran yang 'Malang'